Resensi NOVEL Mira W.


Wulandari Puspitaningrum / 32 / XII IPA 1

Karma Cinta

Judul Buku            : Bilur- bilur Penyesalan
Pengarang           : Mira W.
Penerbit               : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan                : VIII, Oktober 2004
Tebal Buku            : 328 Halaman


Cerita cinta memang selalu indah untuk diikuti, tetapi  kadang juga pedih untuk di rasakan saat cerita cinta itu tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Seperti pada novel karya penulis terkenal Mira W,  yang berjudul Bilur-bilur Penyesalan. Mengisahkan tentang  gadis bernama Paramita yang jatuh hati pada Roy Paturungi. Dalam novel tersebut diceritakan bahwa mereka bertemu saat Paramita menolong Roy yang hampir saja ditabraknya. Perjumpaan mereka berlanjut hingga Roy nekat datang ke rumah Paramita untuk sekedar berkenalan. 
Roy Paturungi merupakan mahasiswa berandal yang terkenal suka membuat ulah di kampusnya, terutama kepada Ir. Handoko. Rasa bencinya terhadap Handoko lah yang membuat Ia di skors karena mencoret-coret tembok dengan kata-kata yang tak pantas. 
Di lain sisi, Paramita seorang  gadis yang lembut, baik dan sangat menyayangi  ayahnya. Ia takut sekali mengenalkan Roy yang saat itu sudah menjadi kekasihnya. Hingga suatu saat Roy nekat meminta kepada Paramita untuk dikenalkan dan tak disangka Ir. Handoko lah ayah Paramita. Handoko tak pernah setuju akan hubungan mereka dan selalu ada cara untuk menghancurkan hubungan anaknya dengan pria berandal itu. Hingga akhirnya Handoko menghembuskan nafas terakhirnya saat sidang pembebasan tentang kasusnya bersama Roy. Penyakit jantungnya kambuh saat ia mengetahui, Paramita anaknya rela memberikan kehormatannya kepada Roy demi membebaskan ayahnya itu.
Masih banyak tokoh-tokoh lain dalam novel Bilur-bilur Penyesalan ini. Seperti Erik dan Ardi, yang ternyata anak Kembar dari Roy dan Paramita yang lama di tinggalkan, yang sama-sama mencintai Davina. Namun mereka saat itu belum tahu kalau mereka itu kembar karena mereka diasuh oleh keluarga berbeda yang telah mengadopsi mereka. 
Roy meninggal dunia setelah ia mencoba bunuh diri karena karma yang menimpanya, yang mengingatkan tentang masa lalunya dengan Paramita. Paramita yang lama dendam karena kematian ayahnya pun tak dapat membohongi perasaan kalau Ia masih mencintai Roy. Dan di akhir cerita, Roy meraih tangan kedua anak kandungnya yang bertahun-tahun tak dikenalnya didepan Paramita sampai ia menghembuskan nafas terakhirnya setelah dipertemukan lagi dengan mantan kekasih hatinya itu.
Kisah yang diceritakan dalam novel ini sangatlah menarik. Kata-katanya yang tak terlalu rumit untuk dipahami, dan permasalahn permasalahan yang segar untuk di bicarakan, membuat kita penasaran dengan apa yang akan terjadi nantinya. Novel ini pantas untuk dinikmati karena konfliknya yang sangat kompleks dan menarik. 
Tidak banyak kekurangan dari novel ini, hanya saja pada pergantian Bagian yang menceritakan tentang persaingan Ardi dengan Erik yang memperebutkan Davina sedikit membosankan untuk di baca. Namun sedikit kekurangan itu tidak berarti karena kisah kisah selanjutnya yang di hidangkan sangat menarik untuk terus dibaca.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Resensi NOVEL Mira W."

Poskan Komentar